Dari planet biru tercinta, jelajahi alam semesta tak terbatas hingga ujung kosmos yang diketahui manusia
Perjalanan dari Bumi hingga ke ujung pengamatan manusia
Planet biru, rumah bagi 8 miliar manusia. Satu-satunya tempat yang kita tahu memiliki kehidupan.
Satelit alami Bumi. Manusia pertama kali menjejakkan kaki di sini pada tahun 1969.
Bintang induk Tata Surya. Cahayanya butuh 8 menit untuk sampai ke Bumi.
Planet terjauh di Tata Surya kita. Sinyal radio butuh 4 jam untuk mencapainya.
Bintang terdekat dari Matahari. Sebuah katai merah dengan planet di zona layak huni.
Galaksi rumah kita yang berisi 100-400 miliar bintang dan miliaran planet.
Triliunan galaksi membentang di alam semesta yang dapat diamati
Galaksi spiral terdekat dengan Bima Sakti. Akan bertabrakan dengan galaksi kita dalam 4,5 miliar tahun.
Galaksi spiral ketiga terbesar dalam Grup Lokal kita. Dapat dilihat dengan mata telanjang dari Bumi.
Galaksi yang berbentuk seperti topi sombrero dengan inti bercahaya terang dan cincin debu yang khas.
Galaksi spiral klasik yang sedang berinteraksi dengan galaksi pendamping NGC 5195.
Salah satu galaksi terbesar yang diketahui. Diameternya 50 kali lebih besar dari Bima Sakti.
Salah satu galaksi terjauh yang pernah diamati. Cahayanya berasal dari saat alam semesta baru berusia 400 juta tahun.
Objek paling misterius di alam semesta dengan gravitasi tak terhingga
Lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bima Sakti kita. Massanya 4,3 juta kali Matahari.
Lubang hitam pertama yang berhasil difoto pada 2019. Massanya 6,5 miliar kali Matahari.
Salah satu lubang hitam terbesar yang diketahui. Massanya 66 miliar kali Matahari.
Lubang hitam terjauh yang pernah dideteksi. Berasal dari masa awal alam semesta.
Sejauh mata teleskop manusia mampu melihat ke masa lalu kosmos
Di suatu tempat, sesuatu yang luar biasa sedang menunggu untuk diketahui.
Lindungi planet biru kita yang langka di antara triliunan kemungkinan